Selasa, 15 Juni 2010

Angka 4. Angka Jelmaan dari angka 13?


Seorang kawan bertanya apa pendapat saya mengenai fenomena angka 4 yang oleh masyarakat Cina (serta beberapa negara di Asia) diyakini sebagai angka sial.

Berikut ini pendapat saya. Semoga cukup menjawab.


Jika 13 dianggap sebagai angka sial di beberapa negara di Asia, Eropa, Amerika, maka angka 4 hanya di anggap sial di  kawasan Asia saja. Dan yang paling banyak meyakininya adalah negeri Cina.

Setidaknya ada 2 analisa kuat yang mereka rumuskan sebagai dasar bahwa angka 4 adalah angka sial. Diantaranya:

1. Angka 4 adalah angka kematian.

Alasan mereka, "4" dalam bahasa Mandarin atau dalam dialek bahasa bangsa Cina sekitarnya adalah "Sì". Dimana lafal (bunyi pengucapan) tersebut MIRIP dengan lafal dari kata "mati". Kata "mati" dalam bahasa mereka yaitu berbunyi "Sǐ".

Buka 2 halaman baru link ini dan link ini pada layar komputer anda. Kemudian, pada masing-masing halaman itu, klik bacaan "BACA SECARA FONETIK"

Sudah di buka link nya? 

Baik kita lanjutkan. Masih dalam analisa mereka, sekarang coba lihatlah huruf ke 4 dari huruf alphabet internasional. Yaitu huruf "D". 

Die - Death - Dead - Damned.

Memang "menganggumkan". Sebuah keterkaitan yang sungguh sangat misterius.  Sekalian biar seneng saya tambahkan : 

Darkness - Dangerous - Doom - 
Damage - Devil - Dajjal

2. Angka 4 adalah angka sial yang menjelma dari angka sial 13.

Alasan mereka, 4 adalah jelmaan dari 13. (13 terdiri dari 1 dan 3). Dimana jika 1 dan 3 tersebut dijumlahkan maka hasilnya adalah 4.

13
=
1 + 3
=
 1 + 3 = 4

****************************************

Itulah 2 alasan yang mereka jadikan dasar sebagai bukti keyakinan bahwa angka 4 adalah angka sial. Ditambah lagi dari banyaknya berita kecelakaan yang terjadi pada tanggal 4, hal itu makin karuan saja membuat mereka semakin percaya akan hal syirik tersebut. Sehingga banyak dari mereka yang membuang jauh-jauh unsur 4 pada tiap sendi kehidupan mereka.

Sekarang mari kita pecahkan teka teki yang cukup menantang ini.

Analisa 1.
Oke, jika angka 4 di anggap angka sial hanya karena memiliki kesamaan bunyi dengan kata "kematian" dalam bahasa mereka tersebut, lantas bagaimana jika dengan bahasa Indonesia? angka 4 dalam bahasa Indonesia adalah angka-nya RUANG, karena bunyi dari lafal "4" mirip dengan lafal dari kata "tempat" (tempat=ruang.).

Dan ruang itu adalah sesuatu yang sangat penting. 
Bumi ini ruang, rumah yang kita tempati ruang.
 
"4" (bacanya : empat)

"tempat" (bacanya : tempat)

Apakah mereka bisa menjelaskan ini? Jika benar 4 adalah angka sial, mengapa jika dalam bahasa Indonesia  justru malah bertolak belakang? Jika sesuatu yang apabila dipastikan mengandung SIAL, seharusnya dalam semua bangsa lain juga berarti sial. Tapi ini buktinya tidak demikian.

Dan lagi, bukankah 4 adalah merupakan kode bahasa mereka sendiri dalam spesifikasi Rich Text Format?

Kemudian mengenai huruf ke 4 dari alphabet internasional yaitu "D", yang katanya bersamaan dengan Die, Death, Dead, Damned, itu bukan berarti serta merta angka 4 artinya angka sial. Karena jika parameternya seperti itu, berarti angka 4 bisa saja kita sebut sebagai angka keindahan. Perhatikan di bawah ini : 

Darling = Sayang

Dainty = Jelita

Diamond = Berlian

Deluxe = Mewah

Lihatlah, bukankah hal ini sudah sangat jelas ? Hanya orang yang tak berpikir saja yang masih menyangkalnya.

Analisa 2.
Mereka menyatakan 4 adalah angka sial dari jelmaan angka 13, seharusnya mereka berpikir ulang mengenai ini. Sebab secara tidak langsung itu artinya mereka menyatakan bahwa negara mereka CINA adalah negara sial juga.

Mau lihat buktinya?

CINA (dalam huruf besar semua) jika dalam kode ASCII, maka ke 4 huruf (CINA) tersebut ternyata mengandung unsur angka 13. Cek disini. Lihatlah tabel didalamnya. Kemudian jumlahkan masing-masing nilai dari 4 huruf  kata "CINA". Atau baca saja di bawah ini:

C = 67
I  = 73
N = 78
A = 65
--------+
     283

Dan 283 itu sendiri jika di pecah adalah 2 + 8 + 3 = 13
(13 juga !!!)

Mungkin anda berkelit, kata "CINA" seharusnya itu "CHINA". Ada huruf "H" nya.

Tenang saja, berarti tinggal tambahkan.
283 di tambah nilai ASCII dari huruf "H" yaitu 72. Maka menjadi :

283
  72
-----+
355

Sama saja 'kan? 355 jika di pecah adalah 3 + 5 + 5 = 13.
(13 juga !!!)

Jadi, jelas bahwa keyakinan angka 4 yang mereka nyatakan sebagai angka sial dari jelmaan angka sial 13, secara tidak sadar telah menjadi bumerang buat mereka sendiri.

Padahal angka 4 sama angka 13 itu sendiri malah "bilang" kepada kita bahwa janganlah kita taat kepada yang selain Allah, taatlah kepada Allah saja. Karena Allah telah berjanji siapa-siapa yang lebih percaya kepada Dia, maka Allah akan memasukan kita ke dalam surgaNya kelak.

Surat 4 ayat 13 :

"Itu adalah ketentuan dari Allah. Barang siapa taat kepada Allah dan RasulNya, niscaya Allah akan memasukannya ke dalam Surga..."

Ditulis oleh : Juns Aktif
Kategori : Nomor

0 Komentar Terpilih dari 17 Komentar :